JAGUARPOST.COM || PEKANBARU – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Pekanbaru pada Jumat sore (08/05/2026) menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir, termasuk Kantor Rumah Hukum Indonesia DPW Riau (RHUKI) yang berada di Jalan Muchtar Lutffy No. 69 RT 001 RW 001, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Jum’at (8/5/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 15.26 WIB, genangan air terlihat meluap hingga menutupi badan jalan di kawasan pintu masuk gerbang Universitas Riau (Unri). Debit air yang tinggi membuat kawasan tersebut tampak seperti aliran sungai dadakan dan menghambat aktivitas masyarakat.

Akibat banjir tersebut, aktivitas di lingkungan sekitar sempat lumpuh total. Air juga masuk ke dalam Kantor RHUKI Riau dengan ketinggian diperkirakan mencapai sekitar 40 sentimeter atau berada di bawah lutut orang dewasa.
Sejumlah fasilitas kantor seperti meja, kursi, hingga perlengkapan administrasi lainnya terlihat terendam air. Kondisi ini mengganggu aktivitas pelayanan dan pekerjaan di lingkungan kantor RHUKI Riau.
Selain merendam kantor, banjir juga menyebabkan kemacetan di kawasan Jalan SM Amin dan area gerbang Universitas Riau. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat tampak kesulitan melintas akibat tingginya genangan yang menutupi sebagian badan jalan.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Pekanbaru serta instansi terkait segera mengambil langkah cepat dan konkret dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi setiap kali hujan deras mengguyur kota Pekanbaru. Pembenahan sistem drainase, normalisasi saluran air, serta penanganan titik rawan banjir dinilai menjadi kebutuhan mendesak.
Di sisi lain, Ketua DPW Riau Rumah Hukum Indonesia (RHUKI), Ali Imran CPLA melalui Sekretaris DPW RHUKI Riau, H. Ahmad Effendi, S.E., M.Sc., saat di konfirmasi oleh awak media menyampaikan, selaku Sekretaris RHUKI DPW Provinsi Riau, saya mempertanyakan perencanaan pembangunan Jalan Mukhtar Lufti yang panjangnya lebih kurang 5 meter dari persimpangan jalan SM Amin masuk ke jalan Mukhtar Lufti berbatas dengan gerbang masuk kampus UNRI ada yang tidak becus.
Jalan yang lebarnya lebih kurang 12 meter dengan dibagi 2 arah tersebut sangat merugikan masyarakat yang bermukim disana.
Karena jalan tersebut kondisi miringnya berada pada posisi rumah masyarakat yang bangunannya rata-rata semi permanen, sementara disisi kanan jalan masuk ke kampus adalah bangunan ruko bertingkat.
Oleh sebab itu, kami minta pihak-pihak/Instansi yang berwenang berkaitan kondisi bisa terjadinya genangan yang tidak seperti biasanya segera melakukan pembenahan.
Pembangunan drainase yang tidak layak harusnya dilakukan penyempurnaan untuk lebih ditinggikan agar air yang menggenang bisa mengalir dengan baik kedalam parit.
Parit-parit yang ada agar selalu dibersihkan oleh petugas dinas DLHK Pekanbaru yang diberi tanggung jawab.
Terakhir, untuk itu kami minta kepada Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho segera melakukan gerak cepat menangani hal yang menurut hemat kami bisa ditangani dengan memerintahkan dinas atau OPD terkait dan melakukan koordinasi dengan pihak PU Provinsi,” tegasnya.
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho saat diminta konfirmasi nya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (9/5/26) belum memberikan jawaban apapun hingga berita ini ditayangkan. (Fa)



Komentar