SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riau
Beranda » Blog » Tiga Provinsi Berlaga di Riau Open Archery Competition 2026, Cetak Atlet Panah Berprestasi

Tiga Provinsi Berlaga di Riau Open Archery Competition 2026, Cetak Atlet Panah Berprestasi

JAGUARPOST.COM || PEKANBARU — Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Riau menggelar Riau Open Archery Competition 2026 di Lapangan Panahan UIR, Pekanbaru, pada 24–26 April 2026. Kejuaraan ini memperebutkan Piala Pengprov Perpani Riau.

Ketua Panitia Pelaksana, Siswanto, menyampaikan bahwa event tersebut diikuti oleh 269 atlet dari tiga provinsi, yakni Riau, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

“Peserta tercatat sebanyak 269 orang, dengan biaya pendaftaran Rp200.000 per orang di tiap kelas. Ada 17 kelas yang dipertandingkan, baik putra maupun putri,” ujar Siswanto kepada awak media, Jumat (24/4/2026).

Tak Sekadar Pungli? BASMI Riau Curigai Ada Kepentingan Lain di Balik Demosi Adela

Siswanto yang juga menjabat sebagai Kabid Binpres Pengprov Perpani Riau menjelaskan, kejuaraan ini menjadi ajang seleksi bagi atlet panahan Riau, khususnya atlet junior yang dipersiapkan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior di Kudus pada Juni 2026.

“Event ini menjadi wadah seleksi atlet panahan Riau untuk menghadapi Kejurnas Junior. Harapannya, atlet muda bisa bersaing di tingkat nasional,” jelasnya.

Terkait aturan pertandingan, Siswanto menyebutkan bahwa hingga saat ini tidak ada peserta yang didiskualifikasi akibat pelanggaran berat seperti manipulasi data.

“Diskualifikasi bisa terjadi jika ada manipulasi data kepesertaan. Karena itu, kami menekankan kejujuran kepada seluruh peserta, apalagi mayoritas adalah anak-anak,” tegasnya.

Pengecekan Jalur Lintas Timur KM 83, Ditlantas Polda Riau Pastikan Keamanan Pengguna Jalan

Ia juga menjelaskan bahwa keterlambatan atlet memiliki konsekuensi berbeda, tergantung pada babak pertandingan.

“Di babak kualifikasi, atlet yang terlambat masih diperbolehkan ikut bertanding. Namun di babak eliminasi, jika atlet sudah dipanggil berulang kali dan tidak hadir, maka akan langsung didiskualifikasi,” tambahnya. (Fa)

Rapat Koordinasi Penutupan Jembatan Sei Mesjid, Ditlantas Polda Riau Dorong Sinergi Pengaturan Lalu Lintas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement