JAGUARPOST.COM || PEKANBARU,– aksi damai dari berbagai perguruan tinggi Universitas Riau dilakukan mahasiswa menyampaikan orasi dalam tuntutan nya langsung disambut Ketua Kaderimanto DPRD Riau dan wakil ketua Pariaman. bersama Anggota DPRD Riau lainnya didepan Gedung DPRD Riau
Bertempat di Jln Jenderal Sudirman, pada hari senen sekira pukul 13.00 Wib (1/9/2025). Pekanbaru Riau.
Aksi yang berlangsung sejak pagi ini berjalan damai namun penuh semangat. Massa aksi datang secara bergantian dari berbagai kampus dan organisasi mahasiswa, mulai dari Unri, UIR, Umri, STMIK Amik Riau, Unilak, HMI, hingga ditutup oleh gabungan organisasi mahasiswa Cipayung Plus.

Ketua DPRD Riau Kaderismanto bersama Wakil Ketua Parisman Ihwan,turun langsung menyambut ribuan mahasiswa. Mereka didampingi sejumlah anggota DPRD lain, seperti Ginda Burnama, Budiman Lubis, Edi Basri, Androy Aderianda, Ikbal Sayuti, dan Diski.
Di hadapan massa, Kaderismanto menegaskan komitmennya untuk meneruskan seluruh aspirasi mahasiswa kepada DPR RI.
“Kami menerima semua aspirasi masyarakat dan akan segera menyampaikannya ke DPR RI dalam waktu 2×24 jam. Karena ini bukan kewenangan kami, maka akan langsung kami teruskan,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan berbagai tuntutan strategis. Beberapa di antaranya:
– Mendesak Presiden mencopot Kapolri.
– Mengusut tuntas kasus represif aparat terhadap ojek online yang tewas dilindas rantis Brimob di Jakarta.
– terhadap ojek online yang tewas dilindas rantis Brimob di Jakarta.
– Membebaskan Khariq Anhar serta ratusan mahasiswa lain yang ditahan di Polda Metro Jaya.
– Mereformasi total institusi kepolisian.
– Mencopot Menteri HAM
– Menghapuskan tunjangan DPR.
– Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.
– Menolak kenaikan Pajak PBB di Kota Pekanbaru yang disebut melonjak hingga 300 persen sejak 2024.
Meski membawa tuntutan keras, aksi berlangsung tertib hingga sore hari. Massa aksi membawa spanduk, poster, hingga bendera bajak laut ala anime One Piece yang menarik perhatian masyarakat.
Gedung DPRD Riau dijaga ketat oleh ribuan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP. Berbagai kendaraan taktis disiagakan, mulai dari baracuda, mobil water cannon, hingga buldozer dan mobil pemadam kebakaran.
Aksi unjuk rasa yang dimulai pukul 11.00 WIB akhirnya berakhir pukul 17.00 WIB. Gelombang mahasiswa yang sudah menyampaikan aspirasi meninggalkan lokasi dengan tertib. Penutup aksi dilakukan oleh aliansi Cipayung Plus yang menyampaikan orasi terakhir di gerbang DPRD Riau. (**/ocha)



