JAGUARPOST.COM || Pekanbaru,– Bertepatan di Hari Jadi Polwan ke-77, Polwan Polda Riau melakukan aksi humanis dalam mengamankan demo di depan gedung DPRD Riau. Sejumlah polwan membagi-bagikan bunga kepada mahasiswa yang menggelar aksi.
Polwan-Polwan yang berbaris rapi di depan kantor DPRD Provinsi Riau untuk siaga pengamanan aksi demo adalah bentuk wujud kecintaan mereka akan kedamaian negara ini
Aksi ini digelar sebagai bentuk kasih sayang Polwan kepada para mahasiswa.
Polwan menyapa para mahasiswa sambil membagikan bunga sebagai simbol persaudaraan dan perdamaian. Momen ini terjadi di tengah aksi mahasiswa menggelar demo di depan gedung DPRD Provinsi Riau, Jalan Sudirman, Tengkereng Selatan, Kota Pekanbaru, siang tadi. Senin (1/9/2025).
Para mahasiswa menyambutnya dengan senyuman pemberian bunga dari para polwan-polwan yang sedang bertugas,mereka membagikan bunga kepada mahasiswa-mahasiswa yang sedang melakukan aksi demo.
Massa berorasi di depan gedung DPRD Riau menyampaikan sejumlah tuntutannya. Salah satunya adalah menuntut pembebasan mahasiswa yang ditangkap dalam aksi di Jakarta pada 25 Agustus-1 September.
“Terkhusus, mahasiswa UNRI, Khariq Anhar,” ujar orator melalui pengeras suara.
Massa juga menuntut agar Polri mengusut tuntas tindakan represif terhadap massa aksi. Mereka juga menuntut penghapusan tunjangan anggota DPR serta mendesak agar RUU Perampasan Aset segera disahkan.
Massa diterima oleh Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, dan Kapolresta Pekanbaru Kombes Jeki Rahmat Mustika. Perwakilan DPRD Riau tersebut kemudian menandatangani kesepakatan tuntutan-tuntutan massa tersebut.
“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Riau, kami menerima tuntutan ini dan kami akan menyampaikan kepada otoritas lebih tinggi, DPR RI agar tuntutan adik-adik ini segera dapat dikabulkan,” ujar Kaderismanto Ketua DPRD Provinsi Riau.
Demo tersebut berlangsung tertib dan damai. Di akhir demo, kelompok mahasiswa menyalami aparat kepolisian.
Kapolres Kombes Jeki mengapresiasi massa yang menyampaikan aspirasinya secara tertib dan damai. Jeki juga mengajak para mahasiswa untuk terus memelihara situasi kondusif dan jangan mudah terprovokasi.
(ocha)



