JAGUARPOST. COM || Pekanbaru, – Dinas Pendidikan Provinsi Riau menunjukkan kepedulian dan kecepatan dalam menangani siswa yang sakit demam, batuk, dan pilek di SMA Negeri Plus Provinsi Riau. Kunjungan langsung oleh Kabid Pendidikan SMA, Bapak Dr. Nasrol Akmal, M.Pd., pada hari Senin pagi (27/10/2025) membuktikan komitmen dinas pendidikan dalam menjaga kesehatan siswa.
Langkah Pencegahan
Dalam dua minggu terakhir, beberapa siswa mengalami gejala demam dan pilek akibat perubahan cuaca yang ekstrem. Untuk mengatasi masalah ini, sekolah telah mengambil langkah-langkah pencegahan dengan mewajibkan siswa memakai masker, melakukan poging, dan melakukan pembersihan lingkungan sekolah.
Keputusan Libur Belajar
Namun, karena jumlah siswa yang sakit mencapai 252 orang, sekolah memutuskan untuk memberlakukan libur belajar dari rumah mulai tanggal 27 Oktober pukul 16.00 WIB sampai dengan tanggal 1 November 2025. Selama libur, siswa akan belajar daring melalui zoom.
Pembersihan Lingkungan Sekolah
Seluruh pegawai guru maupun Kepala Sekolah akan melakukan pembersihan pekarangan sekolah dan memantau perkembangan kesehatan siswa-siswi selama belajar dari rumah.

Harapan untuk Kesehatan Siswa
Kabid SMA Provinsi Riau berharap bahwa dengan libur belajar dari rumah, siswa-siswi dapat memulihkan kesehatan dan kembali ke sekolah dalam kondisi sehat dan bugar. “Kami berharap anak-anak dapat lebih mawas dan menjaga kesehatan mereka,” kata Dr. Nasrol Akmal, M.Pd.
Terima Kasih dan Apresiasi
Kepala Sekolah SMA Negeri Plus Provinsi Riau mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Riau atas kepedulian dan kecepatan dalam menangani masalah ini. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan bantuan dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau,” kata Kepala Sekolah, Edi Sutono.
Dinas Pendidikan Provinsi Riau juga akan melakukan pembersihan lingkungan sekolah dan memastikan bahwa semua fasilitas sekolah dalam kondisi bersih dan sehat. Dengan demikian, diharapkan siswa-siswi tetap merasa aman dan nyaman dalam lingkungan sekolah.(Ros)
Sumber : Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Editor : ocha


